Kamis, 04 Desember 2025

Keris Jalak Ngore PB IV


Dhapur Jalak Ngore adalah salah satu dhapur keris lurus yang populer di lingkungan keraton dan para empu Mataram. Ciri utamanya meliputi gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan, dan greneng, menunjukkan bahwa keris ini digarap dengan pakem klasik yang sarat ketelitian.

Menurut tutur tradisi, bentuk Jalak Ngore sudah dikenal sejak era Pajajaran, dan beberapa cerita menyebut keris ini pernah dibabar oleh Empu Anjani pada masa Prabu Pamekas sekitar tahun Jawa 1248. Meski catatan sejarahnya lebih bersifat folklor, dhapur ini memang tercatat sebagai salah satu bentuk yang tua dan diwarisi hingga masa Mataram dan Surakarta.

Filosofi Jalak Ngore
Nama Ngore merujuk pada perilaku burung jalak saat mengurai dan merapikan bulu-bulunya. Secara simbolik, dhapur ini melambangkan:

  • Ketekunan mengurai masalah satu demi satu, dengan pikiran jernih
  • Kesungguhan dan proses bertahap dalam menempuh tujuan
  • Kewaspadaan dan kecermatan dalam mengambil langkah
  • Sikap alon-alon waton kelakon, bahwa proses yang pelan tapi pasti akan membawa keberhasilan
  • Gliyak-gliyuk waton tumindak, meskipun tertatih tetap melangkah
  • Keris ini kerap dijadikan simbol bagi mereka yang sedang merintis usaha, membangun karier, memperbesar jaringan, atau menata hidup dari bawah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar