Pasikutan PB IX Garap Dalem
Keris ini ber-tangguh Kasunanan Surakarta Era PB IX, digarap dengan gaya Dalem, yaitu garap halus yang diperuntukkan kalangan keraton.Ciri fisik khas PB IV–IX yang melekat pada bilah ini:
1. Bilah Ramping namun Tegas
- Panjang di atas standar, sekitar 37 cm
- Garap mbangkek (memiliki bangkekan/pinggang)
- Ujung mbuntut tuma
- Wilah mirip daun pohung/singkong ( ramping memanjang )
2. Warna Besi Abu-Abu Kehijauan
Khas besi pamor Surakarta era PB:
- Dominan abu-abu muda
- Ada kilau kehijauan
- Permukaan halus dan rapat
- Menandakan komposisi baja matang
3. Gonjo
- Gonjo melengkung manis
- Memakai tungkakan
- Gaya khas Surakarta Dalem
4. Pamor Adem
- Tidak mencolok
- Halus
- Tidak agresif
- Cocok untuk pusaka kepemimpinan
- berwibawa tanpa pamer
- tegas namun anggun
- Makna untuk Pemiliknya
Makna yang dibawa oleh dhapur ini:
- Meneguhkan pendirian pemiliknya
- Membentuk jiwa ksatria: halus namun tegas
- Meningkatkan fokus dan intuisi
- Membantu membelah keruwetan hidup
- Melapangkan rezeki dari kerja keras dan kecerdasan
- Energi pemimpin yang memancarkan pengayoman
- Dalam dunia modern, keris ini sangat dicari oleh:
- Pemimpin organisasi
- Politisi
- TNI/Polri
- Pengusaha yang menata strategi
- Orang yang sedang meniti karier naik
- Mereka yang membutuhkan kestabilan batin
.png)