Keris Putut Sombro
Mahar : 1.250.000
Keris Putut Sombro merupakan pusaka jaman dahulu dengan bilah keris dan gagangnya menjadi satu bahan, keris semacam ini dibuat dahulu kala memang minimnya pengetahuan dan bahkan peradaban belum begitu maju.Sehingga dalam pembuatan keris tidaklah seperti jaman setelahnya, selain itu bentuk keris seperti ini juga disengaja untuk sarana sesajian pada leluhur, mungkin karena masa itu memang kepercayaan masyarakat masih kejawen ataupun animisme.
Namun justru karena itulah menjadi bukti sejarah untuk melestarikan budaya keris ini.
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Putut Sombro (terdapat pejetan dibilah)
- Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Mili
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Sepuh
- Panjang total keris putut sombro : 25,2 cm
- Warangka : Sandhang Walikat Kayu Sono Kembang
- Cara perawatan dengan memberikan minyak setiap 35 hari sekali
- Informasi dan Pemesanan hubungi 0822-3591-7823
Keris Tangguh Padjajaran
Keris pamor banyu mili memiliki makna filosofi seperti aliran air yang mengalir, air sebagai sumber kehidupan yang sangat menyejukan.
Harapanya memiliki keris ini dapat menjadikan rejeki yang terus mengalir, ketentraman dalam hidup dan lain sebagainya.
Namanya diambil dari nama kerajaan yang pernah berdiri di Jawa Barat dari abad ke 11 hingga 16 masehi. Kerajaan ini pada akhirnya musnah karena diserang oleh kesultanan Banten. Keris tangguh padjajaran biasanya berciri-ciri
- Pasikutannya kaku dan kasar
- Besi yang digunakan keputih-putihan
- Posisi pamor pada bilah keris termasuk kokoh dan halus
- Bilah tergolong panjang dengan ukuran kurang lebih 30 cm
- Gandiknya miring dan panjang
- Sirah cecaknya sama seperti tangguh singosari, lonjong memanjang
- Dhapur yang dipakai seperti Tilam Upih dan Sujen Ampel
- Panjang keris umumnya kurang lebih 40 cm






