Rabu, 27 Maret 2019

Keris Pulanggeni Sedayu





Keris Peninggalan Sedayu Keleng Hurap

Mahar : 3.500.000

Salah satu benda peninggalan sejarah dari kerajaan sedayu yang sudah banyak dicari adalah Keris Peninggalan Sedayu.
Pada masa dahulu kala itu, keris yang dibuat memiliki kualitas tinggi, baik dari segi penempaan maupun dari bahan besinya,
Asal- usul Sidayu memiliki banyak cerita, diantaranya ialah berasal dari cerita Empu Supa, pada suatu ketika, Raja Blambangan memerintahkan orang suruhannya mencuri salah satu pusaka kerajaan Majapahit. Pusaka itu berupa keris yang diberi nama Sumelang Gandring. Raja Majapahit tersebut lantas membuat sandiwara, “ Barang siapa berhasil mendapatkan keris Sumelang Gandring tersebut, maka ia akan mendapatkan hadiah berupa lahan hutan yang lokasinya terletak antara Tuban dan Grissee “. Maka berlomba- lombalah para pendekar untuk memperebutkan hadiah tersebut, satu persatu mereka gagal. Hutan Blambangan terlalu ganas untuk mereka tempuh, belum lagi kesaktian rajanya. Jadi untuk mendapatkan kembali keris pusaka kerajaan tersebut impossible.
Tetapi ada seorang pembuat keris yang sakti. Namanya Empu Supa, dialah yang membuat pusaka- pusaka bagi Giri Kedaton. Ia mencoba mengikuti sayembara itu, bukan semata-mata untuk menginginkan door price yang dijanjikan oleh raja Majapahit tersebut. Namun niatnya benar- benar tulus bahwa ia memang ingin menunjukkan pengabdiannya pada kerajaan Majapahit. Sayang tidak ada yang mengetahui bagaimana Empu Supa bisa menembus Kraton Blambangan, yang jelas sesuai deadline ia berhasil membawa kembali keris Sumelang Gandring itu dan mempersembahkan pada rajanya.
Raja Majapahit itu memenuhi janjinya, ia memberikan sebidang lahan hutan yang terletak antara Tuban dan Grissee. Kemudian bersama para pengikutnya Empu Supa pun mulai mbabat alas wilayah itu. Dan lahan hutan yang di babat oleh Empu Supa itulah yang kelak menjadi sebuah wilayah yang diberi nama Sidayu.



Keris Tangguh Sidayu

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Luk 5
  • Pamor (motif lipatan besi) : Keleng besi hijau (hurap dom kecer pasir emas)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Sendang Sedayu Majapahit
  • Panjang Bilah : 31,3 cm
  • pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
  • Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi Ntt Gandar Iras
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning emas unyeng unyeng serat nyutro
  • Pendok : Blewah Kuningan Mamas Kuno Ukiran Lung Lungan
  • Mendak: Perak Kuno
  • Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823
Keris sedayu terkenal dengan ratusan ribu lipatan tempa sehingga keris terlihat berserat serat seperti ribuan jarum berjejer jejer. Keris tangguh ini sangat jarang dan langka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar