Tampilkan postingan dengan label Jual Keris Bukalapak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jual Keris Bukalapak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2019

Keris Pusaka Kala Bendu Tangguh Majapahit Sepuh Kuno





  • Deskripsi

    Keris Pusaka Kala Bendu Tangguh Majapahit Sepuh Kuno
    Mahar : 3.755.000
     
    Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kolobendu (dhapur langka)
    Pamor (motif lipatan besi) : Keleng (besi padat pulen) khas majapahit
    Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit
    Panjang Bilah : 33 cm
    pesi utuh masih panjang original
    Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho
    Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
    Pendok : Blewah Bahan Mamas Kuno
    Mendak: Perunggu Kuno

    Barang hanya ada 1 sama seperti foto.
    Foto tanpa edit apa adanya ,



    Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823

    Keris asli kuno dengan dhapur yang langka

Keris Hamengkubuwono HB VII





Pusaka Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon

Mahar  : 15.500.000

 

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari
  • Pamor (motif lipatan besi) : Tambal Wengkon
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB VII / Hamengkubuwono ke-7 (Nom-noman)
  • Panjang Bilah : 35 cm
  • Pesi Utuh Masih Panjang Original
  • Warangka : Gayaman Jogja Kayu Timoho
  • Handle / Gagang : Kayu Timoho
  • Pendok : Bunton Slorok Jogja Tembaga
  • Mendak: Model Jogjakarta Bahan Perunggu Kuno
  • Kode: K163
  • Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon
Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon

Keistimewaan Pusaka Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon

Keris Pamor Tambal Wengkon

Pamor ini merupakan perpaduan dari 2 pamor dalam satu bilah keris. Yaitu pamor Wengkon dengan Pamor Tambal di tengahnya.
Pamor Wengkon adalah pamor berupa garis yang melingkupi tepi bilah keris. Seperti frame. Sedangkan pamor Tambal adalah pamor seperti tambalan di tengah-tengah bilah keris yang jumlahnya bervariasi dari 5,6,7, dst.
Pamor Wengkon ini perlambang perlindungan, atau melindungi. Bisa saja diartikan kita sebagai pemilik pusaka harus mampu melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar kita dari hal2 yang kurang baik atau yang tidak diinginkan. Hidup ini terdapat paugeran, norma-norma yang merupakan aturan-aturan lainnya, disitulah kita berada.
Ada frame yang perlu kita ikuti agar kita bisa terlindung dari sesuatu yang tidak diinginkan. Tetapi kita tidak bisa begitu saja melindungi tanpa menutupi segala kekurangan yang ada. Tambal maknanya menutupi sesuatu yang lubang. Diartikan kelemahan-kelemahan dalam diri kita. Jika kita bisa menutup kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita, maka kita juga akan terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Misalnya, kita memiliki kelemahan iman, kelemahan pemahaman, dan kelemahan lainnya, maka jika kita bisa menambal, menutupi kelemahan itu dengan cara belajar, maka kita akan lebih mampu melindungi kita terhadap godaan-godaan dari luar.
Pamor Tambal Wengkon juga dipercaya memiliki banyak kandungan tuahnya yaitu sebagai sarana perlindungan, keselamatan diri dan keluarga dari segala hal yang tidak diinginkan, bagus untuk bersosial kepada masyarakat karena sifatnya yang mampu membuat citra baik dan menutupi kekurangan diri. Keris ini juga banyak diburu oleh mereka yang sedang mencarti citra baik dan konon juga banyak digunakan untuk orang yang banyak hutang dan sedang terlilit masalah.
Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon

Keris Dhapur Tilam Sari

Tilam Sari adalah salah satu bentuk Dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Bentuk keris itu sangat serupa dengan keris dhapur Tilam Upih. Ricikan-nya adalah: Gandik Polos berukuran normal, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan thingil berbentuk ri pandan. Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka, disaat prihatin dan disaat jaya.
Tilam yang dalam terminologi Jawa berarti tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk alas tidur, diistilahkan sebagai kondisi sedang tirakat/prihatin, masih tidur dengan alas yang keras, belum dengan alas yang empuk. Sedangkan Sari berarti kembang yang mempunyai filosofi luhur lambang rasa bakti terhadap orang tua, kemulyaan hidup dan keharuman nama.
Para orang tua jaman dahulu biasanya secara turun temurun memberikan anaknya yang menikah dengan keris dhapur tilam upih atau tilam sari, yang artinya mengingatkan sebuah tujuan hanya bisa dicapai dengan laku prihatin (tirakat) dan doa. Hakekat dan tujuan dari laku prihatin (tirakat) dan doa adalah usaha untuk menjaga agar kehidupan manusia selalu ‘keberkahan’, kesejahteraan lahiriah maupun batin, selamat dan sejahtera dalam lindungan Tuhan, agar dihindarkan dari kesulitan-kesulitan dan terkabul keinginan-keinginannya. Yang membuat orang berhasil mencapai tujuannya dengan menjalankan suatu laku prihatin (tirakat) adalah bukan semata-mata karena bentuk laku-nya, melainkan karena mereka akan tetap bijaksana dalam menjaga hal-hal yang positif dan menjauhi hal-hal yang bersifat negatif, sehingga segala sesuatu yang dikerjakan akan terkondisi pada arah yang benar untuk tercapainya tujuan, dan tentu saja doa adalah kendaraan yang mempercepat.
Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon Keris HB Hamengkubuwono VII Pamor Tambal Wengkon

Keris Tangguh Hamengkubuwono

Ciri khas keris Hamengku Buwanan atau keris Ngayogyakarta itu prasaja dan mrabu. Sederhana, tidak gemerlap akan tetapi berwibawa dan memancarkan sifat raja. Keris Tangguh Yogyakarta atau Keris Tangguh Hamengkubuwono sering disebut dengan sebutan keris HB, HB merupakan singkatan dari Hamengkubuwono.
Sumber lain juga menyebutkan bahwa Tangguh Yogyakarta agak mirip dengan tangguh Majapahit. Pasikutannya wingit danprigel. Besinya lumer (halus rabaannya) dan berkesan ‘kering’, warnanya agak biru. Menancapnya pamor pada bilah pandes lan ngawat (kokoh dan serupa kawat), sebagian pamor itu mrambut. Panjang bilahnya berukuran sedang, makin ke atas makin ramping hingga berkesan meruncing. Luknya tidak begitu rapat, Gandiknya miring dan agak pendek.

Minggu, 24 Maret 2019

Keris Tebu Kineret





Keris Tebu Kineret

Mahar  : 1.650.000

Keris Tebu Kineret merupakan bentuk keris dengan pamor yang menggambarkan atau menyerupai tebu diseret.
Filosofinya mengandung harapan tentang keindahan dan kemanisan hidup seperti yang terdapat pada pohon tebu, karena itulah diharapkan pemilik pusaka ini akan mendapatkan hal itu.
Dari sisi dhapur yaitu kebo lajer melambangkan hewan yang bekerja keras, penurut dan membantu mensuksesakn petani dalam membajak sawah.
Sehingga dengan kedua hal itu diharapakan dengan perjuangan dan kerja keras akan mampu mencapai keindahan dan kemanisan hidup.
  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Lajer / Maheso Lajer
  • Pamor (motif lipatan besi) : Tebu Kineret
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Mataram Abad Ke 17 Masehi
  • Panjang Bilah : 36,5 cm
  • pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
  • Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Pandan Laut kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Pandan Laut Kuno
  • Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan
  • Mendak: Kuningan
  • Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823

Keris Singkir Hujan Sabuk Inten





Keris Singkir Hujan Sabuk Inten

Mahar : 3.555.500

Dalam setiap keris pusaka yang dibuat dijaman dahulu semuanya mengandung makna filosofis dan berbagai pesan, seperti Keris Singkir Hujan sabuk inten ini.
Sebuah keris dengan luk 11 memiliki ricikan dua sogokan, kembang kacang dan lambe gajah menjadi keris favorite para pecinta pusaka.
Pamor yang terdapat dalam bilah membentuk pola garis garis lurus yang disebut dengan pamor singkir, guratan pamor seakan menggambarkan atau melambangkan hujan, bahkan disebutnya keris singkir hujan.
Namun disisi lain harapan pembuat keris ini agar pemiliknya lebih peka terhadap keadaan alam, baik angin, air tanah maupun api.
Tidak sedikit mereka juga menamainya dengan nama keris singkir banyu, keris singkir angin, keris singkir geni.
Yang hakikatnya keris ini diharapkan dapat menolak segala marabahaya yang datang, baik berbentuk angin, bentuk api maupun air.

Keris Sabuk Inten Pamor Singkir

  • Dhapur Nama Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten
  • Pamor (motif lipatan besi) : Singkir (lipatan pamor nyekrak lembut nyutro)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung
  • Panjang Bilah : 34,2 cm
  • pesi masih utuh panjang tidak sambungan
  • Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi Kuno Gandar Iras Utuh Tidak Sambungan
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang
  • Pendok : Blewah Mamas Motif Ukiran Kuno
  • Mendak: Perak Kuno
  • Hanya Tersedia 1 Tidak ada yang lain
  • Informasi dan pemesanan hubungi  0822-3591-7823
Agar keris tidak mudah keropos atau berkarat sering diminyaki sekitar 2 minggu atau 35 hari sekali.

Tombak Biring Lanang Majapahit





Deskripsi

Tombak Biring Lanang

Mahar : 605.000

Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : biring jaler
Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram senopaten
Pamor / Motif lipatan besi : kulit semangka
Panjang Bilah Tajam : 23,5 cm
Warangka : model seken kayu awar awar


Tombak tus asli sepuh kuno dengan harga terjangkau.

Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823


Hanya ada satu ini, siapa cepat dia dapat

Pusaka Keris Tindih Jalak Budho




  • Deskripsi

    Pusaka Keris Tindih Jalak Budho

    Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Budho
    Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Besi Nglempung
    Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Hindu Abad Ke 9 Masehi
    Panjang Bilah :17,7 cm
    Warangka : Kayu Galeh nagasari
    Handle / Gagang : Batu Ukir Yoni Primitif
    Garansi 100 % otentik asli sepuh kuno
    Barang sama persis seperti foto.
    Foto tanpa edit apa adanya.

    Stok terbatas hanya ada 1
    Mahar  : 7.777.700
    Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823
    Keris sangat terawat dan masih utuh. sangat layak untuk dikoleksi.

Keris Singo Barong Pandowo Luk 5





Keris Singo Barong Pandowo Luk 5

Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Singo Barong Luk 5
Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Wengkon
Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Klasik Tahun 1990 an
Panjang Bilah : 36 cm
pesi utuh masih panjang original
Warangka : Gayaman Solo Kayu Akasia
Handle / Gagang : Kayu Jati
Pendok : -
Mendak: Kuningan Ukir
Mahar : 900.000
Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823 

Keris Pusaka Panji Anom Tua







  • Deskripsi

    Keris Pusaka Panji Anom

    Keris Pusaka Panji Anom disebut juga Panji Nom atau Pani Anem. Bilah keris itu mempunyai ukuran panjang yang sedang, bentuknya terkesan agak membungkuk. Permukaan bilahnya nggigir sapi.

    Keris berdapur Panji Anom begandik polos, memakai ada-ada, gusen, tikel alis dan sogokan rangkap. Selain itu juga memakai sraweyan dan greneng.

    Keris pusaka panji nom ini dipercaya oleh orang zaman dulu sampai sekarang sebagai keris yang memudahkan untuk mencari rezeki.

    Bentuk dari keris pusaka panji nom ini cukup unik dimana bentuk kotak menyimbolkan keteraturan, kesederhanaan dan keamanan.

    Bentuk segitiga melambangkan energi, keseimbangan, ilmu pasti, agama dan hukum. Sedangkan bentuk lingkaran melambangkan komunitas, keutuhan, perubahan, persahabatan, dan keamanan.

    Mahar   : 3.200.000
    Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823 

Keris Pamor Wiji Timun Tangguh HB 5







  • Deskripsi

    Keris Pamor Wiji Timun HB 5

    Bentuknya Menyerupai biji ketimun terletak dibagian bawah hingga ujung bilah ditengahnya, sekitar terbentuk guratan bentuk lain Keris Pamor Wiji Timun.

    Wiji Timun atau biji mentimun Hampir sama dengan pamor Mlinjon juga Uler Lulut tetapi lebih kecil dan lonjong. Tuahnya juga untuk mencari jalan rejeki. Ada sedikit unsure kewibawaan. Baik untuk pedagang maupun untuk pengusaha. Pamor ini agak pemilih,

    Kondisi bilah masih sangat utuh dengan pamor yang ngebyar sangat indah menawan.

    Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
    Pamor (motif lipatan besi) : Wiji Timun/Biji Mentimun
    Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB Sepuh ( Hamengkubuwono awal, Tangguh Yogyakarta )
    Panjang Bilah : 35 cm
    Warangka : Gayaman Jogja kayu timoho
    Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang kuno
    Pendok : Bunton Kuningan cukit garap alus
    Mendak : Kuningan
    Mahar    : 7.500.000
    Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823

    Hanya Ada 1 saja, siapa cepat dia dapat