Tampilkan postingan dengan label Keris Sengkelat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keris Sengkelat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juni 2021

Keris Parungsari Luk 13 Pamor Segoro Muncar Mataram Amangkurat Sepuh

 

Keris Parungsari Luk 13 Pamor Segoro Muncar Mataram Amangkurat Sepuh

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Parungsari Luk 13
  • Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat
  • Panjang Bilah : 36,3 cm
  • Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Kemuning Kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Surakarta Mamas Kuno
  • Mendak : Perunggu Kuno
  • Kode : KK382

Filosofi Keris Parungsari Luk 13

Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah, sedangkan dhapur Sengkelat hanya satu (1). Menurut literatur dhapur ini diciptakan pada masa pemerintahan Prabu Banjaransekar dari Pajajaran sekitar tahun jawa 1170 an.

Filosofi yang terkandung dalam dhapur keris Parungsari adalah tetap sederhana dalam segala kehebatan yang dimilikinya. Parungsari menggambarkan keindahan, kerupawanan, namun tetap sederhana. Baik dimiliki oleh pemimpin yang rendah hati.

Berikut detail foto Keris Parungsari Luk 13 Pamor Segoro Muncar Mataram Amangkurat Sepuh, kami ambil dari berbagai sudut dengan background putih untuk lebih memperjelas pengamatan.


 

Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Kunjungi Juga :

Keris Parungsari Luk 13 Pamor Segoro Muncar Mataram Amangkurat Sepuh

 

Informasi dan pemesanan hubungi :

  • Telp / Sms : 0822-3591-7823
  • WhatsApp : 0822-3591-7823

 

Jumat, 04 Juni 2021

Keris TUS Sengkelat Luk 13 Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Mataram

 

Keris TUS Sengkelat Luk 13 Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Mataram

– Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat
– Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun
– Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi
– Panjang Bilah : 34,8 cm
– Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Timoho
– Handle / Gagang : Kayu Songgo Langit Kuno
– Pendok : Bunton Slorok Tembaga Kuno
– Mendak : Perak Hias Permata Kuno

Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Warisan Sengkelat Luk 13 Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Mataram Abad XVII Sepuh sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.





Dhapur Sengkelat
Dhapur ini memiliki makna simbolik tentang kestabilan atau penjagaan kaitannya dengan kebijaksanaan dan ketulusan. Nilai pendidikan karakter dhapur ini yaitu seperti pada pilar ke-2; tanggung jawab, disiplin, pilar ke-3 amanah, ke-8; baik dan rendah hati.


Keris Luk Tiga Belas
Keris ini memiliki makna simbolik tentang stabilitas baik lahir maupun batin. Nilai pendidikan karakter dalam keris ini yaitu seperti pada pilar ke-8; baik dan rendah hati. Ketika telah meraih kemapaman harus dijaga dengan sikap rendah hati.

Kunjungi Juga :

Keris TUS Sengkelat Luk 13 Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Mataram

 

 

Jumat, 29 Maret 2019

Keris Sengkelat Wingit





Keris Sengkelat Wingit

Mahar : 2.550.000

Keris adalah senjata atau pusaka dalam kebudayaan jawa, seorang lelaki dewasa apalagi sudah menikah belumlah lengkap jika tidak memiliki keris pusaka. Masyarakat awam menganggap bahwa keris adalah tentang hal mistik, karena memang penampilannya yang wingit seperti Keris Sengkelat Wingit.
Namun sebenarnya tidaklah demikian, karena dibalik sebuah keris pusaka memiliki banyak nilai ajaran filosofi leluhur, banyak nilai seni dan sejarahnya.
Itulah mengapa keris menjadi warisan budaya Bangsa Indonesia yang diakui oleh Unesco.
Perawakan dan tampilan keris luk 13 ini terkesan wingit dan angker, namun tidak menghilangkan keindahan seni pada pusakanya.



  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13
  • Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Besi Padat Pulen
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi
  • Panjang Bilah :33 cm
  • Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Asli
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Kuingan Kuno
  • Mendak : Tembaga Kuno
  • Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823
Keris adalah warisan budaya adi luhung yang harus kita jaga dan dirawat
Sebagai generasi penerus tentu harus bangga terhadap warisan budaya yang telah di akui dunia.
Mari Kita cinta Budaya Negeri sendiri

Rabu, 27 Maret 2019

Keris Sengkelat Kahuripan





Pusaka Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan

Mahar : 2.100.000

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13
  • Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon Isen
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kahuripan
  • Panjang Bilah : 35 cm
  • Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Jati
  • Handle / Gagang : Kayu Jati
  • Pendok : Bunton Solo Kuningan
  • Mendak: Kuningan
  • Kode Produk: K150
  • Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan

Filosofi Keris Sengkelat

Sengkelat memang berbentuk sangat sederhana, dia sangat polos , tak banyak ornamen, ibarat naga dia bagaikan seekor naga yang hitam legam tanpa mahkota. Namun dibalik kesederhanaanya itulah, Sengkelat adalah keris yang pilih tanding dan mempunyai tempat tersendiri di hati para pecinta Tosan Aji. Banyak legenda yang menyertai Sengkelat ini sehingga menjadi keris yang sangat terkenal, konon Pak Harto yang terpilih 6 (enam) kali pemilu dan berkuasa selama 32 tahun memiliki pusaka berdhapur sengkelat sebagai salah satu piandelnya. Tak heran menjelang pilkada/pemilu keris ini banyak diburu oleh beberapa orang yang mempercayai tuahnya agar sukses menjadi wakil rakyat.
Ada pesan dari orang tua jaman dahulu : Le…. tirunen si sengkelat, dia adalah simbol wong cilik tapi sugih ngelmu“bathok bolu isi madu” paribasane. Sengkelat orang seneng nuduhake kasudibyane, walau dia sakti, kuat namun sosoknya sangat sederhana, sak anane atau sakmadya.
Cerita keris sengkelat yang dapat kita baca dalam Kitab Babad Demak mengandung nilai-nilai filosofi yang tinggi. Keris Sengkelat merupakan sanepa (perlambang) masuknya Agama Islam di Pulau Jawa tidak bisa meninggalkan budaya dan kearifan lokal. Keris Sengkelat juga dianggap mewakili masyarakat kelas bawah yang kecewa, marah, terhadap keadaan. Dalam bahasa Jawa, perasaan mereka disebut sengkel atine (sengkelat) atau jengkel hatinya.
Dalam ilmu numerologi versi Jawa, tiga belas (telulas : Jawa), telulas bererti las-lasan ing urip, mempunyai makan yang bernuansakan ajakan kembali kepada arah jalan Keilahian. Keris Luk 13 juga melambangkan kehidupan stabil dan tenang.
Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan

Keris Pamor Wengkon Isen

Sepintar memang pamor keris ini seperti pamor ngulit semangka, namun apabila kita amati lagi di bagian bilah keris ini terdapat garis kanan dan kiri berkelok-kelok mengikuti alur keluk keris yang membentuk seolah memagari sebuah isi keris tersebut. Pamor dengan motif gambar tersebut dinamakan pamor wengkon isen.
Nama lain penyebutan pamor wengkon adalah lis-lisan atau tepen, meskipun nampak sederhana namun sulit dalam penggarapannya, hanya mpu berpengalaman yang mampu membuat garis berpola pada sebilah keris.
Secara filosofi memiliki makna dalam, yaitu sebuah garis batas dipinggiran melambangkan pagar pembatas dalam sebuah tempat, seperti halnya tuah keris ini diharapkan dapat sebagai pagar diri dan keluarga, terhindar dari segala marabahaya serta keselamatan. Selain itu pamor wengkon juga dikatakan memiliki tuah untuk membantu pemiliknya menjadi lebih hemat, tahan segala godaan dan lain-lain yang sifatnya adalah kontrol diri atau dari pagar diri dari segala keburukan dan mara bahaya.

Tentang Keris Tangguh Kahuripan

Kahuripan adalah sebuah kerajaan yang pernah hidup di daerah Sidoarjo Jawa Timur antara abad X-XI Masehi. Kerajaan ini menurut sejarah didirikan oleh Airlangga dan merupakan kelanjutan dari kerajaan Medang yang runtuh pada tahun 1006. Pada buku Ensiklopedi Keris (Bambang Harsrinuksmo: 2004) di halaman 461 disebutkan salah satu jenis tangguh keris adalah tangguh Kahuripan.
Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan Keris Sengkelat Kuno Tangguh Kahuripan
Jika kita melihat sekilas memang jenis keris ini nampak sama seperti keris atau tangguh-tangguh yang lain namun ternyata ada sisi yang berbeda mulai dari pasikutan, tangguh ini memiliki pasikutan yang hambar jadi saat diamati seperti ada yang kurang namun ini adalah ciri khusus dari tangguh ini. Keris ini juga memiliki warna pamor yang sanak dan juga memiliki warna pamor yang samar-samar adeg. Walaupun dari sisi pasikutan terlihat hambar namun jenis tangguh kahuripan banyak sekali yang meminatinya, tak heran semua kolektor keris ingin memiliki jenis tangguh ini.

Minggu, 24 Maret 2019

Keris Parungsari





Keris Parungsari Pamor Wengkon

Mahar : 4.250.000

Keris Parungsari Pamor Wengkon atau Tepen adalah nama pamor yang bentuk gambarnya menyerupai bentuk bingkai di sepanjang tepi bilah keris.
Pamor adalah gambaran tertentu berupa garis, lengkungan, lingkaran, noda, titik, atau belang-belang yang tampak pada permukaan bilah keris.
Motif atau pola gambaran pamor terbentuk pada permukaan bilah keris karena adanya perbedaan warna dan perbedaan nuansa dari bahan-bahan logam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan keris.
Dengan teknik tempa tertentu, logam bahan baku keris akan menyatu dalam bentuk lapisan-lapisan tipis tetapi bukan melebur satu dengan lainnya.
Karena adanya penyayatan pada permukaan bilah keris itu, gambaran pamor pun akan terbentuk.
Pamor Wengkon bisa disebut juga dengan nama pamor Tepen, atau pamor Lis-lisan.
Pamor ini tergolong pamor rekan yakni pamor yang bentuknya dirancang lebih dahulu oleh empunya.
Dari cara pembuatannya, pamor Wengkon ada dua macam, yaitu yang pamor mlumah dan pamor miring.
Pamor wengkon dikatakan memiliki tuah untuk membantu pemiliknya menjadi lebih hemat, tahan segala godaan dan manfaat lainnya.
Pamor ini tergolong tidak memilih, siapa saja dapat memilikinya.

Tentang Pamor Wengkon

Walaupun tampaknya sederhana, keris dengan pamor Wengkon termasuk sulit dibuat.
Hanya empu yang sudah banyak pengalaman akan berhasil membuat pamor Wengkon, yaitu garis Wengkon yang berjarak tetap (konstan) dengan garis tepi bilah
  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Parungsari Luk 13
  • Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon (pamor yang sangat sulit dibuat) besi keris sangat padat pulen serta garap keris istimewa.
  • (terdapat pamor telaga membleng di bagian pejetan
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Amangkurat II
  • Panjang Bilah : 36,2 cm
  • Pesi Panjang Utuh
  • Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Songgo Langit Kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Kuno
  • Pendok : Bunton Solo Cukir ukiran kuningan
  • Mendak: Perak Kuno
  • Informasi dan Pemesanan hubungi  0822-3591-7823
Keris sepuh kuno dengan ricikan jelas dan sangat utuh,, kembang kacang masih gelung wayang. besi padat tempaan matang istimewa.

Keris Sengkelat Kenongo Ginubah Garap Alus





  • Deskripsi

    Keris Sengkelat Kenongo Ginubah Garap Alus

    Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13
    Pamor (motif lipatan besi) : Kenongo Ginubah
    Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : STW
    Panjang Bilah :35 cm
    Warangka : Ladrang Ukiran Ular Kayu sawo
    Handle / Gagang : kemuning kuno
    Pendok : -
    Mendak : kuningan
    Mahar  : 1.100.000
    Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823
     
    Stok terbatas hanya ada 1

    Keris sangat terawat dan masih utuh. sangat layak untuk dikoleksi.

Keris Sengkelat Pamor Singkir Hujan





Keris Sengkelat Pamor Setro Banyu

Keris Sengkelat Pamor Setro Banyu adalah nama lain dari keris dengan pamor singkir. Konon katanya singkir adalah nama seorang empu yang pertama kali membuat jenis pamor seperti ini, oleh karena pembuatannya yang terkenal hingga disebut penamaan pamor singkir.

Bentuknya seperti garis-garis lurus dan bahkan ada yang menyebut adeg sapu, nama lainnya juga sering dikaitkan dengan makna yaitu singkir ( menyingkirkan ) seperti halnya singkir geni, singkir hujan dan lain sebagainya.

Keris dengan luk 13 yang gagah dan pamor seperti ini sangat banyak yang mencari, karena memang sebagian masyarakat mempercayai tuahnya untuk dapat menolak marabahaya yang datang, baik bahaya api, bahaya air dan lain sebagainya.
Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13
Pamor (motif lipatan besi) : Singkir Setro Banyu (pamor lembut nyutro istimewa)
Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung
Panjang Bilah : 33 cm
pesi utuh masih panjang
Warangka : Gayaman surakarta kayu timoho kuno
Handle / Gagang : Kayu kemuning bang kuno
Pendok : bahan mamas blewah surakarta kuno
Mendak: tembaga berhias permata
Informasi dan pemesanan hubungi : 0822-3591-7823

Keris asli sepuh kuno sangat utuh dengan pamor yang sangat dicari.
layak untuk mengisi almari keris anda.